Rabu, Maret 17, 2010

Pin It

Widgets

Merintis Kajian Islamic Studies IKPM Kairo

Dinginnya udara malam kota Kairo, semakin membuatku merasa ingin lebih merapatkan tarikan jaket biru ini. Suatu keadaan cuaca yang aneh pikirku. Gimana enggak, baru aja kemarin cuaca kota Seribu Menara ini dilanda pergantian ekstrim, super hot.. hari itu bahkan sempat kulihat, forecast extension di browser Chromeku melaporkan panas udara hingga 36 derajat. Beiuh... Status-status anak-anak Kairo alias Masisirpun tiba-tiba penuh dengan keluhan panasnya kota ini.


Hanya saja, sejak dua hari yang lalu.. keadaannya jauh berbeda. Seolah, alam bergerak sekenanya saja. Setelah sebelumnya begitu panas, eh.. tiba-tiba malam ini begitu dingin. Dan forecast extension pun melaporkan, suhu terendah bisa sampai 6 derajat! Brr.r...

Eh ups.. malam-malam begini dari mana?

Hehe.. barusan, kita dari temen-temen IKPM Kairo, sekitar 5 orang kumpul bareng. Ingin saling bertukar pandangan dan berbagi ide, tentang bagaimana agar IKPM Kairo sendiri, punya sebuah lembaga kajian yang patut diperhitungkan. Kalau ICMI orsat Kairo punya PAKEIS, dan NU ada kajian Lakpesdam, juga Muhammadiyah dengan kajian Falaknya, lantas.. bagaimana dengan IKPM Kairo?? Kegelisahan ini juga timbul, terutama ketika aku sendiri merasa bahwa kajian yang sebelumnya ada, seolah-olah asal jalan. Tanpa kurikulum dan begitu selesai kepengurusan, tak berbekas dan hilang begitu saja atsarnya.

Akhirnya ide ini pun kita sampaikan kepada ust. Khalid Muslih, dan alhamdulillah.. beliau begitu bersemangat dan bahkan malam tadi telah menyerahkan kurikulum kajian kita ke depannya.. ^^v

Dan kalau dilihat dari materi dalam kurikulumnya, rasanya cukup mewakili semua disiplin keilmuan Islam. Ketika tadi dipresentasikan oleh beliau, akan dimulai dari pembahasan madkhal (epistemologi, dll) lalu Islamic Studies berikut tantangannya, dan terakhir pengembangan wawasan yang mencakup politik Islam, ekonomi Islam, perbandingan agama, dsb..

Semoga, apa yang kita rintis kali ini.. bisa bermanfaat dan khususnya mengisi kekosongan ilmuku dalam ranah Islamic Studies.. Rabbi zidni ilman warzuqni fahman.. amin99x



--------------------------
Salam hangat dari neilhoja. "Sebesar keinsyafanmu, sebesar itu pula keuntunganmu."

Artikel terkait :



0 comments:

Poskan Komentar

Punya opini lain? Ceritakan di sini kawan.. :)