Senin, Maret 02, 2009

Pin It

Widgets

Mengatasi Depresi

By: Erwin Arianto

Dalam Menggapai sukses tak jarang orang akan menghadapi depresi atau tekanan
pada jiwa atau mentalnya, ketika Dipecat dari pekerjaan? Tidak lulus ujian?
Tidak jadi dipromosi? Kalah dalam sebuah kompetisi? Ditipu orang lain? Usaha
bangkrut? Divonis dokter terkena penyakit parah? Dililit hutang
berkepanjangan? Berkali-kali gagal mendapat pekerjaan?

Depresi dapat diartikan sebagai kondisi batin yang tertekan, dan dapat
mengakibatkan hilangnya harapan hidup, makna hidup, menurunya atau bahkan
hilang sebuah motivasi, malah terkadang menghilangkan rasa percaya kepada
diri sendiri.
Depresi terjadi karena tekanan hidup yang terlalu berat dan jiwa atau
fikiran kita tidak mampu untuk menahanya, memang kenyataanya hidup ini lebih
kejam dari yang kita bayangkan


Semua orang pasti ingin memperbaiki atau mengatasi depresi yang terjadi
tetapi malah banyak orang yang terkdang salah langkah dalam mengatasi
permasalahan depresi ini, malah tips yang diberikan atau di dapatkan bias
membuat orang tersebut semakin dalam terjerembab dakam depresi, beberapa hal
ini bisa menyebabkan depresi yang semakin parah:

1. Hanya sekedar mencari tahu cara menghilangkan depresi
Banyak buku, tulisan, motivasi, tekni dari buku, internet, seminar yang
mengajarkan tentang cara menghilangkan depresi, tetapi terkadang kita hanya
sekedar tahu, tapi banyak dari kita yang tidak mau untuk melaksanakan. Semua
tips dari buku, tulisan, motivasi, tekni dari buku, internet, atau seminar
akan bisa berguna ketika kita berusaha berjuang dengan mengobarkan semangat
untuk berusaha untuk mengatasi depresi dan tidak berguna kalau kita duduk
dan diam saja, atau hanya sekedar tahu saja.

2. Melihat diri negatif
Banyak dari kita selalu melihat diri kita sendiri, misal , saya muak melihat
diri saya, hidup saya sudah hancur dan tidak bisa diperbaiki lagi, Buat apa
saya pertahankan rumah tangga ini, saya hanya bisa bekerja seperti ini, hal
ini adalah definisi atau kesimpulan atau label tentang diri sendiri yang
kita buat sendiri. Kita harus berubag untuk mengatasi depresi yang kita
miliki.
3. Menolak atau skeptis terhadap saran, pendapat atau bantuan orang lain.
Atau kita tahu tetapi banyak orang yang terkdang menolak atau tidak percaya
terhadap bantuan orang lain, terkadang kita tidak terbuka, atau menutup
diri, atau bersembunyi dalam keadaan yang seolah-olah tidak terjadi apa-apa,
padahal kita membutuhkan bantuan atau uluran tangan orang lain dengan
membuka diri
.
4. Mencari kambing hitam
Selain 2 faktor kegagalan mengatasi depresi adalah kita sering mencari
kambing hitam atau menyalahkan keadaan atau orang, kita memang tahu hidup di
dunia ini selalu penuh tekanan, tetapi sangat berbahaya dan akan memperparah
keadaan kita jika kita hanya selalu meratapi, menyalahkan keadaan sekitar,
orang lain, lingkungan atas ketidak berdayaan kita menghadapi tekanan. Untuk
mengatasi depresi kita harus berinisiatif untuk mencoba mengatasi depresi
yang terjadi.

5. Kurang Kreatif atau rutinitas
Yang membuat depresi makin parah adalah tekanan yang terjadi secara
berulang-ulang menekan diri kita dalam segala waktu, saat kita terjebak
rutinitas hal tersebut akan memperparah depresi yang kita alami, sebaiknya
dalam hidup harus seimbang 1.) kegiatan rutin 2.) Kegiatan Keagamaan 3.)
kegiatan bermain atau mencari hiburan “Work hard play hard”

6.Menolak kenyataan yang ada
Kita terkadang tidak mampu melihat kenyataan, dan berusaha keras menolaj
keadaan hal ini akan memperparah depresi itu makin mencengkeram. Cobalah
ikhlas atau siap dalam menerima keadan, maksudnya menerima untuk
memperbaiki, perlu diingat Trauma yang abadi di adalah penderitaan yang
tidak diikuti dengan perbaikan.

7. Lupa Atas kehadiran tuhan/agama
Kita perlu menyadari kehadiran tuhan itu penting, seseorang yang terlalu
membangkan akan kemampuan pemikiranya akan selalu bergelut dalam suatu
permasalahan, agama atau keberadaan Tuhan YME, akan memberi nuansa lain
dalam kehidupan, agama selalu mengajarkan seseorang berusaha berubah,
seorang dapat menerima keadaan, pasrah, dan percaya ada kekuatan lain yang
bisa membantu nya. Keadaan pasra dan tuhan akan membawa kedamaian dan dapat
menjadi suatu alternatif dalam mengatasi depresi

8. Semua harus seperti yang disarankan (perfeksionis)
Budaya instant yang membuat orang berfikir semua bisa terjadi penyembuhan
atas depresi secara tepat dan pas sesuai dengan yang diharapkanya menghambat
upaya kita mengatasi masalah depresi. Perlu diingat mengatasi depresi butuh
proses yang berkelanjutan, dan jika kita menolak proses itu bukan malah
cepat tetapi malah semakin lama.

Delapan hal yang saya jabarkan diatas adalah beberpa kesalahan yang sering
dilakukan kita dalam mengatasi depresi yang kita alami, terkadang banyak
orang yang semakin parah kondisi depresinya, dan dapat mengakibatkan orang
yang terkena depresi semakin tertutup, semakin tidak persuasif, semakin
tidak bijak, semakin sempit, semakin tertutup dan sejumlah "semakin" yang
negatif lainnya.

Lalu bagaimana sih cara mengatasi depresi yang lebih tepat, mungkin saya
akan menjabarkan sedikit dari sedikit pengetahuan yang saya miliki tentang
hal-hal yang harus dilakukan dalam mengatasi depresi, ingat kesuksesan dapat
diraih ketika kita bisa mengatasi depresi, berikut hal-hal yang harus
dilakukan untuk mengatasi rasa depresi anda:
1. Percaya diri dan buatlah citra positif pada diri anda
Kembali menemukan rasa percaya diri adalah awal yang baik untuk mengatasi
rasa depresi anda, dan berusaha untuk memandang diri kita positif atau
bagaimana kita menyimpulkan diri sendiri secara positif. Lalu bagaimana cara
buat citra diri positif sih, begini caranya.
- Percaya dan yakin anda adalah pribadi yang luar biasa
- Percaya dan yakin anda adalah pribadi yang baik
- Percaya dan yakin anda memiliki kemampuan yang mumpuni
- Lepaskan semua prasangka buruk terhadap diri sendiei
- Lihat kembali keberhasilan- keberhasilan yang telah anda capai

2. Terus berjuang, jangan patah arang
Terkadang saat depresi melanda kita, daya fikir kita tertutup oleh perasaan
salah atau kalah, tenangkan fikiran anda, coba berfikir anda bisa
memperbaiki kekalahan atau kesalahan anda, masih ada kesempatan untuk
memperbaiki diri di masa depan. Jangan biarkan kita tenggelam ke dalam masa
lalu yang buruk dan lupa meng-imajinasi- kan masa depan yang lebih bagus.
Padahal, masa lalu itu sudah tidak bisa diubah. Padahal, masa depan itu
masih sebuah “Kesempatan Emas”. Coba olah kembali beberapa hal berikut untuk
masa depan anda.
- Coba buat rencana apa yang harus diperbaiki atas hal yang membuat anda
depresi
- Reset ulang renca atau tujuan yang anda inginkan, coba kembali menyusun
melihat apa yang anda ingin capai, buat kembali tujuan sukses anda
- Buat rencana jangka pendek sebagai bagian jangka panjang sukses anda.

Tiga hal di atas perlu dilakukan dengan catatan harus realistis: bisa
dilakukan dari mulai hari ini, dengan menggunakan sumber daya yang sudah
ada, dan dari lokasi hidup di mana Anda saat ini berada. Hindari membuat
program atau target yang "mengkhayal" atau hanya berfantasi atau terlalu
tinggi sehingga tidak bisa dilakukan dan tidak bisa diraih.

3. Membatasi rasa tidak puas diri
Kembali tentang depresi, depresi dapat terjadi karena tekanan-tekanan hidup,
apa yang menyebabkan tekanan, adalah keadaan ketidakpuasan diri terhadap
dirinya sendiri.sebenarnya hal ini bisa bermakna positif dan bisa negatif,
tergantung bagaimana kita menggunakan. Rasa puas yang bersifat membangun dan
mendorong adalah rasa puas yang baik, sangat kita butuhkan, kadang disebut
ambisi yang bisa menghasilkan semangat, dan menimbulkan motivasi diri. Jika
PHK, Putus percintaan, terus dalam tekanan bos, Kebangkrutan telah membuat
Anda menjadi depresi, sebaiknya anda jadikan
Hal tersebut untuk berubah, berinovasi, merubah tujuan,memperbaiki skill,
membangun karakter yang lebih positif, dan seterusnya. Ini jauh lebih
positif ketimbang kita hanya merasakan depresi, mengasihani diri sendiri dan
menyalahkan orang lain.

4. Memperbaiki hubungan
Terkadang kita terlarus dalam hal yang rutinitas, kita lupa memperbaiki
hubungan Wilayah hubungan yang perlu diperbaiki adalah: a) hubungan dengan
diri sendiri: control diri, meditasi, dialog diri, dll, b) hubungan dengan
orang lain dan c) hubungan dengan Tuhan (meningkatkan iman). Memperbaiki
hubungan dengan diri sendiri akan membuat kita cepat mengontrol atau menarik
diri dari keadaan yang tidak menguntungkan kita. Kalau kita sadar bahwa kita
sedang depresi dan sadar bahwa kita harus segera mengambil tindakan,
tentunya ini akan beda persoalannya.

- Memperbaiki hubungan dengan manusia
Relasi dengan manusia membantu usaha yang kita lakukan dalam mengatasi
depresi. Kita tetap harus ingat bahwa manusia itu bisa digolongkan menjadi
dua: a) ada manusia yang menjadi sumber depresi buat kita, dan b) ada
manusia yang menjadi bantuan solusi atas depresi. Yang kita butuhkan
(sebanyak-banyaknya ) adalah manusia kelompok kedua. Jangan sampai kita
menjauhi semua manusia, trauma kepada semua manusia, atau tidak percaya pada
semua manusia.
- Memperbaiki hubungan dengan Tuhan
Ada banyak jalan menuju roma, kita bisa memperbaiki hubungan dengan tuhan
dengan antara lain: a) meningkatkan iman, b) menjalankan ajaran agama yang
kita pilih sampai benar-benar kita merasa dan meyakini ada semacam
"kebersamaan" . Kebersamaan di sini bukan kebersamaan yang "halusinasi"
(tidak berdasar dan tidak berefek), tetapi kebersamaan yang mendorong kita
untuk melakukan hal positif dan menghindari hal negatif. Kebersamaan seperti
ini akan memperkuat dan mencerahkan.

5. Meningkatkan Toleransi
Terkadang kita tidak bisa mentoleransi setiap kesalahan yang kita buat, kita
sering menuntut kesempurnaan (dari orang lain, dari diri sendiri dan dari
dunia ini). Kita harus lebih toleransi untuk membanun kesempurnanan, Dengan
toleransi kita mengusahakan kesempurnaan secara bertahap, perbaikan
berkelanjutan. Tidak toleransi dan selalu ingin sempurna lebih mudah terkena
depresi pada saat kita ingin mengatasi depresi, misalnya saja kita tidak mau
gagal lagi (kemungkinan untuk gagal itu selalu ada), kita anti toleransi
terhadap kelemahan orang lain (semua orang punya kelemahan), dan seterusnya.

Jadi solusi di dalam menghadapi depresi itu adalah mampu mengambil keputusan
untuk memulai sesuatu kegiatan atau memusatkan perhatian kepada sesuatu yang
menarik. Cara mengatasi depresi yang baik adalah dengan cara nenurunkan
tingkat kecemasan, atau optimis dalam menghadapi masa yang akan datang.
Serta tidak cepat putus asa bila gagal dalam mengerjakan sesuatu, dekatkan
diri pada keluarga dan Tuhan. Jangan lupa untuk mencapai sebuah kesuksesan
anda membutuhkan kemampuan untuk mengatasi rasa depresi. Jadi dapat
mengatasi rasa depresi adalah sebuah langkah awal untuk menggapai sukses.
(EA)

Artikel terkait :



1 comments:

infoGue mengatakan...

Hai, salam kenal, artikel anda ada di

http://psikologi.infogue.com/mengatasi_depresi

ayo gabung bersama kami dan promosikan artikel anda ke semua pembaca. Terimakasih ^_^

Poskan Komentar

Punya opini lain? Ceritakan di sini kawan.. :)