Sabtu, Desember 17, 2011

Mencintaimu Karena Allah itu..

speechless.. sekedar renungan untuk diri sendiri.. "cinta, sebagaimana perbuatan manusia lainnya membutuhkan pondasi. dan pondasi terkuat untuk sebuah alasan adalah Allah. lalu, pernahkah kau bertanya, untuk alasan apa engkau mencintainya..?" ------- Wahai diri.. Jika memang kau mencintainya karena Allah Cintailah dia dengan cara yang benar Cintailah dia pada saat yang tepat Ya Robb.. Aku tak akan memaksakan diri hanya untuk sebuah perasaan Ya Robb.. Jika dia memang jiwa yang telah Kau pilihkan untukku, berikanlah kami jalan dan petunjuk Jika dia memang takdir bagi ku, pantaskanlah dia untuku dan pantaskanlah diriku untuknya Ya Robb.. Aku memilihnya karena sebuah keyakinan Aku terima seluruh kelebihan dan kekurangannya Aku terima seluruh luka dan bahagia yang menyertai hidupnya Aku terima...

Sabtu, Desember 10, 2011

Istri Salehah

Usia istri Yaqin masih sangat muda, sekitar 19 tahun. Sedangkan usia Yaqin waktu itu sekitar 23 tahun. Tetapi mereka sudah berkomitmen untuk menikah. Istrinya Yaqin cantik, putih, murah senyum dan tutur katanya halus. Tetapi kecantikannya tertutup sangat rapi. Dia juga hafal Al-Qur’an di usia yang relatif sangat muda , Subhanallah… Sejak awal menikah, ketika memasuki bulan kedelapan di usia pernikahan mereka, istrinya sering muntah-muntah dan pusing silih berganti… Awalnya mereka mengira “morning sickness” karena waktu itu istrinya hamil muda. Akan tetapi, selama hamil bahkan setelah melahirkanpun istrinya masih sering pusing dan muntah-muntah. Ternyata itu akibat dari penyakit ginjal yang dideritanya. Satu bulan terakhir ini, ternyata penyakit yang diderita istrinya semakin parah.. Yaqin...

Rabu, Desember 07, 2011

Syahadat dan Kemanusiaan

Terus terang saya malu sekali karena dia tak punya alasan untuk mengagumi saya. Syahadat usia dini tidak mengarahkan saya menjadi humanis yang berarti. Sewaktu saya tanya tentang inti filosofinya, Samanta hanya menjawab, ”Untuk membahagiakan orang lain.” Sebuah filosofi yang melawan sifat mementingkan diri sendiri. Demikian buya Safie Maarif bertutur dalam tulisannya di Kompas. Ungkapan itu disampaikannya kepada Dr Achyuta Samanta yang dikenal sebagai the Poorest of the Poor, Nabi kaum miskin dari yang termiskin. Semua tahu bahwa buya Safie Maarif mantan ketua Umum Muhammadiah yang dikenal Ormas terbesar di Indonesia yang mengabdikan diri untuk kemanusiaan dibidang pendidikan, kesehatan, panti asuhan. Namun bagaimanapun kehebatan gerakan Muhammadiah tetap membuat Safie Maarif menaruh hormat...

Sabtu, Desember 03, 2011

26 Syukur yang Undefined

Tak terasa, waktu berjalan begitu cepatnya. Tiba-tiba saat aku berhenti sejenak hari ini, ini adalah hari di mana aku telah berpacu selama 26 tahun lamanya. Sebuah waktu yang tidak sebentar, tapi juga bukan waktu yang cukup lama. Waktu yang tidak sebentar untuk mempelajari arti hidup ini. Juga waktu yang tidak sedikit telah kuhabiskan tanpa perjuangan dan hasil yang berarti. Pun waktu yang tidak sedikit untuk mengisi penuh kantong-kantong amal saleh ku. Dan bukan waktu yang sebentar untuk merenungi, apa yang sudah kuberikan untuk mereka yang selalu menyayangiku... Bukan waktu yang sebentar, brad.. tapi kenapa hanya sedikit atau bahkan tidak ada sama sekali yang sudah kau perbuat selama ini? Karena parameter waktu, sangatlah relatif dan tidak pasti. 26 tahun, seperembat abad lebih sedikit.....