Minggu, Juli 05, 2009

Pin It

Widgets

Cinta Dunia Maya dalam Islam bag. 3 (solusi) - habis

keyword: taaruf, pacaran, menikah, hubungan, dunia maya, internet, khalwat, pacaran islami, chatting, facebook

Akhirnya tiba saatnya tulisan terakhir dari 3 tulisan. Dalam tulisan kali ini aku akan ngebahas soal solusi dari permasalahan cinta dunia maya yang kemarin. Silahkan baca rangkaian artikel ini bag. 1 dan bag. 2 dulu sebelum baca tulisan terakhir ini. Setelah kita mengerti dan tahu bagaimana posisi cinta dalam Islam, kemudian kita juga tahu alasan mengapa Islam memberi aturan dan rambu-rambu lewat syariatnya, sekarang saatnya kita akan membahas solusi apa yang Islam tawarkan.. ^^


Dalam menjawab permasalahanku ini, aku tidak ingin mengandalkan ijtihadku yang notabenenya masih cetek ilmu dan belum tau apa-apa. Kalau masalah mencari dalil sih, mungkin masih bisa. Atau berdiskusi dengan landasan argumentasi ulama. Tapi kalau harus berfatwa dan mengeluarkan hukum, sebaiknya serahkan saja pada ahlinya. ^^

Dan dalam hal ini, lagi-lagi aku mengandalkan mbah gugel untuk mencarikan jawaban yang pas dengan kondisiku. Dan alhamdulillah akhirnya ketemu. Yang aku pakai adalah lembaga Islam online di internet, www.islamweb.net yang sudah teruji keabsahannya dan tidak menyimpang dari sunnah dan al-Quran.

Jawaban mereka, secara singkat adalah begini:

1. hukum : Islam dengan tegas tidak mengijinkan adanya hubungan pacaran / mesra / intim / berduaan antara lawan jenis di luar pernikahan, baik itu di dunia maya maupun nyata. Meskipun ngakunya gak pacaran. Ataupun dengan alasan bahwa nantinya akan menuju pernikahan a.k.a 'TAARUF'.
1. solusi: Dan yang diperbolehkan adalah dengan taaruf yang syar'i, bertanya kepada orang-orang shaleh, keluarganya, atau temannya, tentang wanita tersebut. Datangilah dari pintu depan, bukan dari pintu belakang... ^^ - gak jantan bet sih. :D


2. hukum: Taaruf lewat dunia maya, melalui tukar foto, chating, email, dsb juga tidak diperkenankan. Karena bisa sangat mudah disusupi kecurangan, permainan dan tipu daya diantara keduanya.
2. solusi: Yang diperbolehkan adalah bertanya kepada keluarganya, dan kemudian meminta kepada keluarga si wanita, untuk dapat melihatnya. Baru setelah itu, mau disepakati atau tidak. Dengan ini, kedua belah pihak tidak ada jalan untuk saling menipu.

3. hukum: Islam melarang adanya hubungan antar lawan jenis kecuali dalam koridor pernikahan, dalam bentuk apapun. Termasuk berbicara, chating, email, dsb yang tidak perlu dan tidak penting. (al-Ahzab : 53) Nah, kalaulah berbicara yang tidak penting lewat perantara maya saja dilarang, bagaimana dengan interaksi tanpa perantara (dunia nyata)?

4. nasehat untuk wanita: alangkah jauh lebih baik kalau hubungan ini diputus, dan aktivitas tersebut dihentikan. Karena banyak orang menjadi korban lewat jalan ini. Toh kalaupun lelaki itu emang lelaki baik-baik, maka dia akan lewat jalan yang baik pula, dengan cara mendatangi keluarganya. Dan jangan begitu saja diterima, tapi tanyalah dulu tentang keluarganya, keadaannya, akhalaknya, dan interaksi dia dengan masyarakat lainnya. ^^

Kesimpulan:
Gimana-gimana, udah pada jelas belum? ^^ jadi intinya, silahkan.. mo bersabar, menikah atau taaruf nih? Tapi bukan menjalin hubungan yang abu-abu lo ya, maju enggak mundur juga enggak, ck ck ck...

Secara sederhana, taaruf itu begini, "Kita berusaha mengenal calon dan mengumpulkan informasi sebanyak-banyaknya dalam waktu yang sesingkat-singkatnya." Dengan ruhnya adalah kejujuran dan keterbukaan.

Nah silahkan, dan selamat bertaaruf... ^^

sumber:
http://www.islamweb.net/VER2/Fatwa/ShowFatwa.php?Option=FatwaId〈=A&Id=31054
http://www.islamweb.net/VER2/Fatwa/ShowFatwa.php?lang=A&Option=FatwaId&Id=210
http://www.islamweb.net/VER2/Fatwa/ShowFatwa.php?lang=A&Option=FatwaId&Id=1072
http://www.islamweb.net/VER2/Fatwa/ShowFatwa.php?lang=A&Option=FatwaId&Id=1932

rekomended link buat taaruf (link dan materi checked):
http://konsultasi-islam.blogspot.com/2008/09/taaruf-dalam-islam.html
http://www.ittelkom.ac.id/pinguin/modules/newbb/viewtopic.php?post_id=2768
http://www.percikaniman.org/detail_artikel.php?cPub=Hits&cID=320

Artikel terkait :



4 comments:

nomercy mengatakan...

semua yang tersirat dan tersurat wajib dilaksanakan karena untuk kebaikan yang diridhoi ...

nomercy mengatakan...

bingung saya tadinya lari kemana komen saya ... ternyata ada fitur baru buat sembunyiin komentar ... kekekekkkk :lol:

neilhoja mengatakan...

hehehe... iya om, ada fasilitas itu, xixixixi..

hem, makasih atas saranya om.. :)

power of bloggg mengatakan...

aslmkuuum,, jadi masnya ngmbil jlan pa to maslah mas sndri? still ta'aruf, taw menikah????

Poskan Komentar

Punya opini lain? Ceritakan di sini kawan.. :)