Kamis, November 20, 2008

Surat Lamaran Nikah

Lagi nyari contoh surat lamaran juga, eh.. dapetnya surat lamaran nikah dari mp seseorang yang juga dapet dari blog orang lain.. he..he... silahkan dinikmati ;))

Kepada YTH

Calon istri saya, calon ibu anak-anak saya, calon anak Ibu saya dan
calon kakak buat adik-adik saya

Di tempat

Assalamu’alaikum Wr Wb

Mohon maaf kalau anda tidak berkenan. Tapi saya mohon bacalah surat ini
hingga akhir. Baru kemudian silahkan dibuang atau dibakar, tapi saya
mohon, bacalah dulu sampai selesai.

Saya, yang bernama …… menginginkan anda ……untuk menjadi istri saya.
Saya bukan siapa-siapa. Saya hanya manusia biasa.

Saat ini saya punya pekerjaan.Tapi saya tidak tahu apakah nanti
saya akan tetap punya pekerjaan. Tapi yang pasti saya akan berusaha
punya penghasilan untuk mencukupi kebutuhan istri dan anak-anakku kelak.



Saya memang masih kontrak rumah. Dan saya tidak tahu apakah nanti akan
ngontrak selamannya. Yang pasti, saya akan selalu berusaha agar istri dan
anak-anak saya tidak kepanasan dan tidak kehujanan.

Saya hanyalah manusia biasa, yang punya banyak kelemahan dan beberapa
kelebihan. Saya menginginkan anda untuk mendampingi saya.
Untuk menutupi kelemahan saya dan mengendalikan kelebihan saya.
Saya hanya manusia biasa. Cinta saya juga biasa saja.

Oleh karena itu. Saya menginginkan anda mau membantu saya memupuk dan
merawat cinta ini, agar menjadi luar biasa. Saya tidak tahu apakah kita
nanti dapat bersama-sama sampai mati. Karena saya tidak tahu suratan
jodoh saya. Yang pasti saya akan berusaha sekuat tenaga menjadi suami
dan ayah yang baik. Kenapa saya memilih anda? Sampai saat ini saya tidak
tahu kenapa saya memilih anda. Saya sudah sholat istiqaroh berkali-kali,
dan saya semakin mantap memilih anda.

Yang saya tahu, Saya memilih anda karena Allah. Dan yang pasti, saya
menikah untuk menyempurnakan agama saya, juga sunnah Rasulullah. Saya
tidak berani menjanjikan apa-apa, saya hanya berusaha sekuat mungkin
menjadi lebih baik dari saat ini.

Saya mohon sholat istiqaroh dulu sebelum memberi jawaban pada saya. Saya
kasih waktu minimal 1 minggu, maksimal 1 bulan. Semoga Allah ridho
dengan jalan yang kita tempuh ini. Amin

Wassalamu’alaikum Wr Wb

http://birugithulho.multiply.com

Andakah sang Pemenang??


pemenang selalu jadi bagian dari jawaban;
pecundang selalu jadi bagian dari masalah.

pemenang selalu punya program;
pecundang selalu punya kambing hitam.

pemenang selalu berkata, “Biarkan saya yang mengerjakannya untuk Anda”;
pecundang selalu berkata, “Itu bukan pekerjaan saya”;

Pemenang selalu melihat jawab dalam setiap masalah;
pecundang selalu melihat masalah dalam setiap jawaban.

Pemenang selalu berkata, “itu memang sulit, tapi kemungkinan bisa”;
Pecundang selalu berkata, “Itu mungkin bisa, tapi terlalu sulit”.

Saat pemenang melakukan kesalahan, dia berkata, “saya salah”;
saat pecundang melakukan kesalahan, dia berkata, “itu bukan salah saya”.

Pemenang membuat komitmen-komitmen;
Pecundang membuat janji-janji.

Pemenang mempunyai impian-impian;
Pecundang punya tipu muslihat.



Pemenang berkata, “Saya harus melakukan sesuatu”;
Pecundang berkata, “Harus ada yang dilakukan”.

Pemenang adalah bagian dari sebuah tim;
Pecundang melepaskan diri dari tim.

Pemenang melihat keuntungan;
Pecundang melihat kesusahan.

Pemenang melihat kemungkinan-kemungkinan;
Pecundang melihat permasalahan.

Pemenang percaya pada menang-menang (win-win);
Pecundang percaya, mereka yang harus menang dan orang lain harus kalah.

Pemenang melihat potensi;
Pecundang melihat yang sudah lewat.

Pemenang seperti thermostat;
Pecundang seperti thermometer.

Pemenang memilih apa yang mereka katakan;
Pecundang mengatakan apa yang mereka pilih.

Pemenang menggunakan argumentasi keras dengan kata2 yang lembut;
Pecundang menggunakan argumentasi lunak dengan kata2 yang keras.

Pemenang selalu berpegang teguh pada nilai2 tapi bersedia berkompromi pada hal2 remeh;
Pecundang berkeras pada hal2 remeh tapi mengkompromikan nilai2.

Pemenang menganut filosofi empati, “Jangan berbuat pada orang lain apa yang Anda tidak ingin orang lain perbuat pada Anda”;
Pecundang menganut filosofi, “Lakukan pada orang lain sebelum mereka melakukannya pada Anda”.

Pemenang membuat sesuatu terjadi;
Pecundang membiarkan sesuatu terjadi.

Para Pemenang selalu berencana dan mempersiapkan diri, lalu memulai tindakan untuk menang.
Para pecundang hanya berencana dan berharap ia akan menang.

www.yauhui.net

Apa Manfaat Ekonomi Syariah??

bakda tahiyat wa salam...

Bro dan temen-temen pengunjug setia blog ini,
*gubraks.. emang ada pengunjung setianya?? keknya aku doang deh!!! wkwkkkwkwkw,

mo ngajak beranalisa nih..

secara agama kita tahu, bahwa ekonomi Islam mendatangkan banyak keuntungan baik di dunia maupun di akhirat.

akan tetapi, rupa-rupanya. .. setelah ana searching di google, belum ketemu dengan sebuah artikel yang isinya manfaat ekonomi syariah ini dilihat dari pendekatan untung-rugi. .. sebuah pendekatan dalam kacamata bisnis.

padahal kita pun tahu, bahwa banyak fakta yang menyebutkan makin digemarinya sistem ekonomi berbasis syariah ini. tidak saja oleh kalangan muslim, tapi bahkan negara-negara non muslim dan lembaga lainnya sudah memulainya lebih dulu dibandingkan negara kita. baik itu dalam tataran pembelajarannya maupun secara praktik ekonominya.



ini terlihat dengan banyaknya lembaga keuangan yang membuka cabang-cabang syariah, baik itu perbankan, asuransi, dan bahkan pasar modal.

nah, sudah barang tentu... apa yang menjadi sudut pandang dunia Barat ini, bukanlah sudut pandang agama Islam... (lha wong, mereka sendiri kafir kok...), pastinya mereka menggunakan sudut pandang bisnis, alias untung-rugi.

yang jadi pertanyaan,. .. kira2 apa ya.. untungnya berbisnis secara syariah ini dibandingkan ekonomi kapitalis dan lainnya, dilihat dari kacamata ekonomi...?? ?

yups.. segitu aja, SELAMAT BERANALISIS. ...

Memilih Anak Mana yang Dibiarkan Mati Kelaparan











Diambil dari : http://www.detiknews.com/read/2008/11/19/145028/1039615/10/ibu-terpaksa-memilih-anak-mana-yang-dibiarkan-mati-kelaparan

Note : Semoga tidak akan pernah terjadi di Indonesia ini..

Port-au-Prince - Banyak ibu bisa memilih makanan yang baik untuk anak-anak mereka. Namun sebagian ibu lainnya tak seberuntung itu. Mereka terpaksa memilih anak mana yang diberi makan dan mana yang dibiarkan mati kelaparan.

Kaum ibu ini terpaksa membuat pilihan hidup atau mati untuk anak-anak mereka. Inilah potret kaum ibu miskin yang dijumpai di Haiti. Patricia Wolff, direktur eksekutif badan kemanusiaan Meds & Food for Kids, menemukan fakta menyedihkan itu dalam lawatannya yang sering ke Haiti.



Dikatakan Wolff, kelaparan sangat meluas di Haiti. Begitu banyak anak yang meninggal karena kekurangan gizi. Sebagian ibu di Haiti terpaksa menjatah makanan anak-anak mereka demi menyambung hidup. Namun sebagian ibu lainnya terpaksa membuat pilihan menyakitkan ketika jatah makanan mereka tidak cukup untuk semua.

"Mengerikan. Mereka harus memilih di antara anak-anak mereka," tutur Wolff seperti dilansir CNN, Rabu (19/11/2008).

"Mereka berusaha menghidupi anak-anak mereka dengan memberi mereka makan, namun kadang-kadang mereka membuat keputusan bahwa yang ini harus pergi," imbuh Wolff. Organisasi nonprofit pimpinan Wolff dibentuk untuk memerangi kekurangan gizi pada anak-anak.

Dalam pidatonya saat menerima penghargaan Nobel Perdamaian, Martin Luther King pernah menyatakan, "Saya punya keberanian untuk yakin bahwa orang-orang di manapun bisa makan tiga kali sehari untuk tubuh mereka." Namun kini, empat dekade setelah itu, impian King masih belum terwujud.

Bahkan kini dunia tengah dilanda kelaparan yang meluas. Kerusuhan karena berebut makanan tahun ini terjadi di berbagai penjuru dunia, termasuk Mesir dan India.

Bahkan kabar dari badan pangan dunia, World Food Programme lebih menyedihkan: seorang anak mati karena kelaparan tiap enam detik di dunia. Dan kelaparan kini menewaskan lebih banyak orang setiap tahunnya dibandingkan penyakit AIDS, malaria dan tuberculosis. Oh!
(ita/iy)

dikutip dari www.indonesiancommunity.multiply.com


Rabu, November 12, 2008

Cerita King Kong

Mengapa King Kong digunakan untuk nama Kera atau Monyet Raksasa ?
Mengapa tidak digunakan nama Great Ape, King Monkey, Giant Ape, Giant
Mongkey atau yang lainnya ?

Menurut ahli bahasa, kata King Kong berasal dari bahasa Inggris dan
bahasa Latin, yang artinya Raja Monyet. King artinya Raja (bahasa
Inggris) dan Kong artinya Monyet (bahasa Latin).

Berikut adalah kata-kata yang terkait dengan Kong :

1. Kong Kali Kong:
Artinya banyak Monyet ! Bayangin , Monyet dikalikan dengan Monyet !

2. Kong Res (Kongres) :
Artinya Monyet Ngumpul ! Res singkatan dari Residu, sisa yang terkumpul.

3. Kong Kow :
Artinya, Monyet Gaul ! Kow dari bahasa Mandarin non-formal yang
artinya main, bergaul atau ngerumpi.



4. Ngong Kong :
Artinya Monyet Jongkok ! Ngong artinya duduk atau Jongkok dalam bahasa
Sanskerta.

5. Kong Guan :
Artinya Biskuit Monyet, atau Biskuit kesukaan Monyet !

6. Kong Lomerat :
Artinya Kumpulan besar Monyet! Glomerat artinya menggelinding menjadi
bola yang besar.

7. Kong Si (Kongsi) :
Artinya Empat Monyet pengusaha! Si adalah bahasa Mandarin artinya empat.

8. Cu Kong :
Monyet banyak duitnya! Cu artinya banyak duit menurut bahasa Mandarin
kuno yang sudah kadaluarsa.

9 . Eng Kong :
Artinya Mbahnya Monyet !

10. Sing Kong :
Akar umbi ngumpet dalam tanah, takut ama monyet! Sing = singitan (bhs
Jawa) = ngumpet.

11. Bo Kong :
Bagian tubuh belakang monyet di bagian bawah yang kelihatan bengkak.
Bo = aboh (bahasa Jawa) = bengkak.

13. Jerang Kong :
Kerangka monyet ! Jerang = tulang belulang menurut bahasa antah berantah.

14. Bang Kong :
Monyet bangun kesiangan ! Bang = singkatan dari bangun.

15. Sun Go Kong :
Sun = cium
Go = pergi atau Hayo
Kong = monyet
Sun Go Kong= Hayo cium Monyet

Hasil kreatifitas satria funky... :p