Minggu, Mei 24, 2009

Mengenal Sosok Budiono

keywords: Budiono, boediono neoliberal, boediono blbi, kasus blbi, pilpres 2009, pemilihan presiden, cawapres sby, sby berbudi, sby budiono.

Awalnya aku gak terlalu tertarik dengan pilpres 2009 ini. Secara sebenernya udah ngeh aja dengan SBY, apalagi pas cawapresnya udah deket ke HNW.. makin tenang aja hari-hariku buat nyoblos. Tapi apa daya, tiba-tiba ada offline message dari temen yang bilang kalo cawapres SBY adalah Budiono. Hem... jadi mikir, kira-kira sapa sih Budiono. Sebegitu kuatkah penolakan masyarakat soal dia. Apalagi sampe-sampe di berita PKS juga marah-marah, meski udah diklarifikasi.

Sebagai warga negara yang baik, tentunya akan mengikuti pilpres nanti. Tapi tentu bukan asal ikut dan nyoblos dong.. Kita juga harus tau siapa yang akan kita beri amanat. Nah, setelah ngeliat reaksi kontar Budiono yang bagitu gencar.. aku jadi pengen tau lebih jauh siapa sosok budiono ini. Lanjut dulu...




Pantes Gak Sih Budiono Jadi Cawapres SBY?
diantara sekian banyak pasangan capres yang ada, yang paling menarik perhatian adalah cawapres sby, pak budiono.

salah satu alasan sby memilih budiono adalah karena orientasi kebijakan pemerintah ke depan adalah ekonomi. dan sampai sejauh ini, diantara partai koalisinya [pks, pkb, pan, ...] dianggap sby belum ada yang menandingi sosok budiono sebagai pakar dalam bidang ekonomi.

klik di sini

juga dari kalangan masyarakat dan mahasiswa [feb ugm, khususnya] mengenal sosok budiono sebagai seorang yang ramah, sederhana dan santun. sehingga banyak masyarakat berharap budiono akan menjadi bung hatta kedua yang menjalankan kebijakan ekonomi pro rakyat.

baca di mari

TAPI.....

ada ganjalan yang sangat penting terkait sosok ini. ketika dibilang, bahwa budiono adalah pakar ekonomi, semua orang setuju.. tapi apa yang dia perjuangkan bukanlah ekonomi rakyat, atau ekonomi riil.. tapi ekonomi pasar yang hanya menguntungkan kelompok2 kapital dan pengusaha besar.

catatan pak bud 1
catatan pak bud 2

adapun terkait tulisan faisal basri di atas.. dianggap beberapa orang, bertolak belakang dengan ideologi yang selama ini dia perjuangkan sebelumnya, yang justru menolak budiono...

sisi aneh Faisal Basri

hal lain adalah soal neoliberalis yang disematkan padanya.


Tapi untuk mengetahui apakah seseorang itu Neoliberalis atau tidak mungkin kita bisa pelajari Neoliberalisme/Globalisasi dari Ensiklopedia MS Encarta dan Wikipedia.

Dari situ kita ketahui bahwa lembaga penyebar paham Neoliberalisme adalah IMF, Bank Dunia (World Bank), dan juga WTO.

Ada pun agenda Neoliberalisme adalah melaksanakan:

1. Pasar Bebas (Free Market). Para spekulan dari berbagai negara bebas jual-beli saham/komoditas/valuta asing
2. Privatisasi (Penjualan BUMN)
3. Deregulasi (menghilangkan aturan yang membatasi perusahaan misalnya aturan perusahaan asing dilarang mendirikan pom bensin di Indonesia)
4. Liberalisasi (membuka pasar dengan menghilangkan penghalang/pajak yang membatasi ekspor/impor)
5. Pengurangan peran pemerintah
6. Pengurangan pajak bagi menengah ke atas
7. Memotong Pelayanan Publik seperti menyerahkan Perusahaan Air Minum ke swasta, Privatisasi Pendidikan, (misalnya untuk masuk PTN sekarang jadi mahal), Rumah Sakit, dan sebagainya
8. Pengurangan Subsidi Barang seperti BBM, Air, Listrik

Dengan belenggu hutang (misalnya hutang LN Indonesia saat ini sekitar Rp 1.600 trilyun), IMF dan Bank Dunia memaksa negara-negara di dunia untuk melaksanakan agendanya. Sehingga sering mengakibatkan kerusuhan IMF (IMF riots) seperti terjadi di Indonesia tahun 1998.

Nah menurut beberapa pendukung Boediono seperti Faisal Basri dan Chatib Basri yang menyatakan bahwa Boediono sudah menangani ekonomi Indonesia dari akhir masa pemerintahan Soeharto, Megawati, dan juga SBY, apakah sistem ekonomi di Indonesia menganut Neoliberalisme atau tidak?

Apakah BUMN-BUMN Indonesia seperti Indosat, Telkom, BNI, dsb diprivatisasi?

Apakah subsidi BBM dicabut sehingga harga BBM di Indonesia mengikuti harga minyak dunia/pasar?

Apakah layanan publik seperti air diserahkan kepada swasta?

Apakah pendidikan seperti Pendidikan Tinggi Negeri diswastanisasi dan jadi lebih mahal dari universitas swasta?


semua kebijakan di atas, budiono turut andil dalam setiap keputusan tersebut. yang paling gampang adalah ketika harga beras naik, budiono langsung mengambil keputusan untuk impor beras. sementara ketika harga gabah turun, budiono adem ayem aja..

lebih lengkapnya soal perdebatan dan data fakta budiono bisa di liat di sini

pro kontra budiono

belum selese... salah satu blogger kritis kawakan juga menulis soal budiono ini, dia mengutip pernyataan langsung budiono terkait kebijakan pemerintah ketika menjabat sebagai mentri ekonomi:


Dalam kesempatan ini, saya akan mengutip langsung pernyataan Pak Boediono atas Agenda IMF tersebut dengan tulisan pink (versi Inggris) di Jakartapost (27 Februari 2002):

Menteri Keuangan Boediono menyatakan optimismenya pada hari Selasa bahwa pemerintah sanggup memenuhi “Agenda Utama” yang dikeluarkan IMF sebagai syarat bantuan pendanaan [catatan: utang masih dikatakan sebagai dana bantuan].
Agenda-agenda IMF diantaranya adalah:

1. Negara harus menjual BUMN-BUMN strategis kepada pemilik modal dengan harga yang diintervensi oleh IMF. Indosat, Telkom adalah salah satu buah produk IMF pada saat itu.
2. Negara harus menjual bank-bank BPPN seperti BCA, Danamon, BII, dengan harga jauh dibawah kewajaran yang akan membebani anggaran (BLBI) hingga ratusan triliun. Salah satu contohnya adalah menjual BCA seharga 10 Triliun padahal harga obligasi rekap yang melekat pada BCA 58 triliun + aset-aset tetap. Negara dirugikan lebih dari 50 triliun + bunga berjalan yang jika ditotalin hampir 100 triliun. Inilah kasus BLBI yang hingga saat ini masih meninggalkan ketidakadilan bagi rakyat yang tidak tahu menahu.
3. Negara harus mengurangi dan pada akhirnya harus menghapus subsidi minyak, air, listrik dan pendidikan. Kebijakan ini terus dilakukan dan pada Desember 2008, secara resmi pemerintah SBY-JK mengatakan “Tidak ada lagi subsidi minyak, kita kembali ke harga pasar“. Untuk pendidikan, diterbitnyalah UU BHP. Dengan adanya penghapusan subsidi, maka perusahaan asing baik disektorBBM maupun pendidikan akan menjadi tuan di tanah kita.
4. Negara secara tidak langsung dipaksa untuk mengekspor barang-barang mentah ke luar negeri lalu diimpor dalam bentuk barang jadi.
5. Negara harus tetap mengutamakan memberi bantuan yang besar kepada lembaga-lembaga/perusahaan besar. Ini disebut juga sebagai paham trickle down effect

Pihak IMF diperkirakan tiba bulan depan di Jakarta untuk mereview program reformasi ekonomi negara ala IMF. Bantuan IMF sangatlah penting dan mendesak (krusial) bagi pemerintah untuk penjadwalan kembali skema pembayaran utang dengan [rentenir] Paris Club pada April 2002 mendatang.
Boediono sangat meyakini konsep reformasi ekonomi yang didikte oleh IMF. Tujuan IMF, Paris Club, WB dan begitu juga agen EHM seperti John Perkins akui adalah membuat kesepakatan untuk memberi pinjaman ke negara lain, jauh lebih besar dari yang negara itu sanggup bayar.

Dalam kesepakatan antarnegara itu, IMF, EHM CS berusaha menekan negara-negara lain agar memberikan 90 persen dari pinjamannya kepada perusahaan-perusahaan AS, seperti Halliburton atau Bechtel. Kemudian perusahaan-perusahaan AS tersebut akan masuk membangun sistem listrik, pelabuhan, jalan tol dan lainnya di negara-negara berkembang. Setelah mendapatkan utang, AS akan memeras negara tersebut sampai tak bisa membayarnya. Dengan alasan itu, barulah AS akan mendesak negara-negara lain untuk menyerahkan sumber kekayaan alamnya, seperti minyak, gas, kayu, tembaga dan lainnya ke AS. Bagaimana jika negara-negara itu menolak? John Perkins menyatakan, mereka bisa saja dibunuh. Ini bukan isapan jempol. Dua tokoh dunia, yakni Presiden Panama Omar Torijos dan Presiden Ekuador Jaime Rojos dibantai karena menolak kerja sama dengan AS. [beli buku : John Perkins : Confession of EHM - coba search internet tentang The Dead of Omar Torijos dan The dead of Jaime Rojos]

“Agenda Utama adalah persyaratan dan perihal yang harus pemerintah laksanakan. Tapi, saya yakin bahwa kita mampu memenuhi semua persyaratan tersebut tepat waktu.”, ungkap Boediono kepada Wartawan setelah sesi dengar pendapat di Komisi IX DPR.
Dari jumpa pers tersebut, sangatlah jelas bahwa Boediono sebagai Menkeu di era Gotong Royong sangat patuh pada IMF dengan agenda menjual Indonesia ke tangan swasta dan asing.


NO OFFENSE... kisah ini gw share biar kita semua tau.. orang seperti apa yang akan kita pilih nantinya. ngebela ekonomi rakyat apa ngebela para obligor kakap terdakwa kasus blbi??

aku sendiri tidak berada di pihak manapun. bahkan kalo sby gak ganti budiono, keknya gw mo GOLPUT AJAH... biar pemerintah dan negeri ini tau, kalo rakyat udah gak percaya lagi ama merekaaaaaaaaaa!!

komentar dan pendapat ku yang lain di kaskus:

melihat budiono secara obyektif

plus juga yang ini buat jawaban dari kaskuser lain... jangan cuma liat luarnya. tapi kita juga liat hasil kerjanya..

jawaban buat kaskuser lain

semoga tercerahkan gan......

NOTE: komentar ini bukan black campaign, karena gw ngomong gini setelah ngubek2 internet dan mbah gugle semalaman... akhirnya ditemukanlah sosok budiono yang sesungguhnya.

gw sih setuju presidennya sby, tapi kalo cawapresnya budiono...

SAY NO TO BUDIONO, SAY YES TO BUDI ANDUK....

silahkan dicek dan ricek gan,... dan CMIIW [tentunya pake data, minimal dengan link2 kayak gw di atas]. tulisan ini hanyalah kompilasi dari bacaan-bacaan dan dari hasil bersliweran di dunia maya. kalo ada yang salah, silahkan diluruskan... tapi tentunya dengan obyektif dan data fakta.

"Ya Allah berikanlah kami pemimpin-pemimpin yang baik... dan perbaikilah pemimpin-pemimpin kami..." ust. Syukri.

Jumat, Mei 22, 2009

Lomba Penulisan Naskah Buku Bacaan

keywords: beasiswa, info kompetisi 2009, info lomba 2009, lomba karya tulis, lomba mengarang, lomba menulis, lomba penulisan essay.

Wedew.... berawal dari sebuah chating ama dek puput, eh dapet kesempatan buat nyalurin hobi nulis, hehehee... Ini adalah soal sebuah lomba menulis yang diadain sama Dinas Pendidikan Provinsi/Kabupaten/Kota Jakarta. Pengalaman dulu, cukup berkesan soal lomba-lomba kek ginian. Hehehe.. pernah sekali ikut lomba dan jadi juara... *walaupun cuma harapan dua, hahahaha

Nah, nah.. dikit bocoran nih.. lombanya sendiri untuk 30 orang pemenang. Dan 10 pemenang pertama, masing-masing dapet Rp. 20.000.000 (20 juta rupiahhhh!!!) glek... kalo ikut lomba seo berapa kali harus ikut ya.. hehehehe.. *peace..

Nah, sok.. dilanjut aja bacanya.. di bawah aku copas-in pengumuman lombanya, plus sekalian link buat donlot panduan teknis ikutan lomba. So... yang suka nulis, dont miss it!!!


Mei 13, 2009 — phandaka
Sayembara Penulisan Naskah Buku Bacaan – Sekolah Dasar Kelas Rendah
Tema“Melalui sayembara penulisan naskah bacaan kita tingkatkan budaya gemar membaca dan menulis peserta didik SD kelas rendah.”Sayembara ini terbuka untuk umum, baik guru, dosen, siswa, mahasiswa, serta tenaga kependidikan, maupun masyarakat luas.

Materi naskah bacaan dapat berupa fiksi atau nonfiksi, dengan mengacu pada muatan lokal atau mata pelajaran di sekolah dasar, serta dikaitkan dengan pembinaan keimanan, ketaqwaan, akhlak mulia, penanaman nilai-nilai Pancasila, pengembangan IPTEK, atau seni budaya daerah dan nasional.

Penghargaan
10 naskah terbaik pertama, hadiah @Rp20.000.000,-
10 naskah terbaik kedua, hadiah @Rp15.000.000,-
10 naskah terbaik ketiga, hadiah @Rp10.000.000,-

Naskah dikirim paling lambat 31 Juli 2009 (stempel pos) atau diserahkan langsung ke:
Panitia Sayembara Penulisan Naskah Bacaan SD Kelas Rendah
Subdit Pembelajaran, Direktorat Pembinaan TK & SD, Gedung E Depdiknas Lt. 18
Jl. Jend. Sudirman, Senayan, Jakarta 10270

Panduan Teknis Penulisan Naskah Buku Bacaan Sekolah Dasar Kelas Rendah

Info lebih lanjut hubungi:
Dinas Pendidikan Provinsi/Kabupaten/Kota
atau
Subdit Pembelajaran, Direktorat Pembinaan TK & SD, Jakarta
Telp. (021) 5725641, 5725989
Faks. (021) 5725637, 5725989
Website: www.ditptksd.go.id
Email: info@ditptksd.go.id


Eit, eit.. doain aku ya.. mo ikutan nih... moga aja bisa menang. Tapi benerin niat dulu:
1. Pengen ikutan nyumbang pemikiran buat dunia pendidikan kita, khususnya generasi muda kita.
2. Melatih kemampuan analisa dan opini lewat lomba-lomba, biar bisa lebih komunikatif dan membumi..
3. Kalo menang, bisa buat shodaqoh.. hehehehe
4. Buat ngenalin nama kita di Indonesia, sapa tau ada penerbit mo ngontrak buat buku, amin99x.. :D
5. Buat ditabung untuk proyek masa depan... B-).

So,... tancep...!!

source: http://ajangkompetisi.wordpress.com/2009/05/13/lomba-penulisan-naskah-buku-bacaan/

Kamis, Mei 21, 2009

Ketinggalan Berita? No Way!

Hem... beberapa hari terakhir ini, aku ngerasa kalo ada yang dikit aneh dengan isi kepalaku. Rasanya seperti ada yang kurang. Aku tengok ke kamar temenku di sebelah, trus ke kamar sebelahnya lagi, mmm akhirnya aku berpikir. Di antara fungsi internet di rumahku yang paling utama adalah buat informasi. Maka gak heran kalo di kamar-kamar lain, pagi hari pasti anak-anak pada buka detiksport, ato hidayatullah ato yang laennya.

How bout me? Ck ck ck... Ternyata ada sedikit kebiasaan blogging ku yang agak menyimpang, hehehe. Saking asyiknya blogging, kadang jadi lupa, dan gak sempet buka-buka halaman koran onlen lainnya. Jangankan republika, detiksport ato goal.com aja masih kadang-kadang. Termasuk Livescore!! Beuh... bener-bener katrok dah aku. http://www.emocutez.com

"Jangan pernah menyerah pada keadaan..." gimana solusinya???


Hu hu hu... dari pengalaman blogwalking, ternyata aku baru inget kalo di blogspot ada layanan rss... hahahaha.... jadinya ya, kumanfaatin aja buat ngikutin perkembangan berita-berita terkini. So, biar gak katrok.. kupasanglah 5 rss feed di sidebar. Apa aja?

1. Berserak Hikmah

Tulisan-tulisan di kolom hikmah, kali aja bisa memberikan ide segar dan wacana baru kala hati sedang gundah gulana. Penulis favoritku adalah Pak Hasyim, bukan karena beliau bapaknya temenku lo, si Yusron.. hehehe... tapi emang tulisan beliau sarat hikmah yang diperoleh lewat inkisyaf qalb... Hem.. pengennya bisa kayak beliau.
untuk sumber rss-nya ada di sini: http://www.republika.co.id/rss/koran/id/25

2. Jepret Sosial

Aslinya berjudul "Solilokui". Salah satu kolom favoritku di koran Republika dulu pas masih di Gontor. Tulisannya ringan, tapi nylekit. Dan terasa membumi karena yang dibidik adalah potret-potret sosial. Dari sini kita bisa melihat cerita soal budaya dalam kelembutan Islam.
sumbernya, ambil aja di sini: http://www.republika.co.id/rss/koran/id/25

3. Kolom Suara

Udah dua tulisan terkait soal refleksi dan gersang hati. Di kolom suara ini, aslinya adalah tulisan artikel dari Antara. Tentunya kita tahu, bahwa dunia kita ini bukanlah homogen. Sesekali kita juga perlu melihat pandangan orang-orang terkait dunia ini. Tidak hanya dari sudut pandang Islam. Dan yang paling gampang adalah dengan artikel. :)
sumber rss ada di sini: http://www.antara.co.id/rss/art.xml

4. Breaking News

Berita ini sumbernya dari Republika. Salah satu koran favoritku karena mengangkat identitas Islam tinggi-tinggi. Tidak seperti omongan media-media lain yang "menyesuaikan kondisi pasar", tapi Republika justru "mengkondisikan pasar!" Republika tak hanya menyuguhkan berita, tapi juga mendidik masyarakat dengan berita. Salut-salut... plok plok. http://www.emocutez.com
sumbernya rss-nya bisa diambil di sini: http://feeds2.feedburner.com/republikaonline

5. Sekilas Dunia Islam

Bagaimana perkembangan dunia Islam di luar sana? Tentunya, kita sebagai orang muslim yang bersaudara tidak cuma ngurusin tetangga kita saja. Rasul bilang bahwa sesama umat Islam itu seperti layaknya sebuah bangunan. Yang satu menguatkan bagian bangunan yang lain. Sehingga kita bisa selalu awas dan waspada. Bila tidak mampu berbuat banyak, setidaknya kita bisa membantu doa.
rss-nya dari republika ada di sini: http://www.republika.co.id/rss/rol/id/13

6. Cerita Sains

Salah satu hal yang paling mudah membangkitkan rasa ketakjuban pada sang Khalik adalah lewat dunia dan alam ini. Betapa tidak, diri kita ini sungguh sangat kecil. Sementara alam ini sedemikian luas dan besarnya. Masak kita mau menantang Tuhan yang nyiptain alam? Lewat keindahan warna tersibak keindahan-Nya. Lewat keserasian dan keteraturan alam terbuka tabir keagungan-Nya. Kemegahan ciptaan adalah mutlak milik-Nya. Subhanallah...
rss-nya dari Kompas bisa di copy dari sini: http://www.kompas.com/getrss/sains

Sekian review dan celotehan diriku, hehehee... bosen juga sih, kalo kita gak tau dunia luar sana. Masak yang kita tahu cuma blogwalking, blogger dll. Perlu inget dong, bahwa kita juga punya dunia nyata yang harus kita perjuangakan. Bukan cuma di depan layar monitor 17 inch! Hehehe... http://www.emocutez.com

So, SEMANGAAAT!!... Engkau diciptakan bukan untuk bersenang-senang di dunia, tapi untuk berjuang memakmurkan dunia-Nya!

Senin, Mei 18, 2009

Yang Diinginkan Cewek dari Cowok

Berikut ini adalah hasil jajak pendapat yang diambil oleh Allan & Barbara Pease dari 15 ribu orang pria dan wanita berusia 17-60 tahun.

Menurut para pria, apa yang dicari wanita dari pria?

1. kepribadian
2. tubuh atletis
3. rasa humor
4. kepekaan
5. ketampanan

Pada kenyataannya, apa yang dicari wanita dari pria?


1. kepribadian
2. rasa humor
3. kepekaan
4. kecerdasan
5. tubuh atletis

Dari kedua daftar itu bisa kita simpulkan bahwa kecerdasan dan segi-segi batiniah lainnya (yang menempati urutan nomor 1-4) ternyata jauh lebih dicari wanita dari pria ketimbang ketampanan dan segi-segi lahiriah lainnya. Makanya, kalo ada cewek cantik kok mau berjodoh ama cowok yang gak tampan dan kurang atletis, jangan heran dan jangan iri! Mungkin saja, si cewek nemuin kepribadian yang memikat, rasa humor, kepekaan, dan kecerdasan pada diri si cowok.

Terus, menurut para wanita, apa yang dicari pria dari wanita?

1. kecantikan
2. bodi indah
3. dada indah
4. pantat besar
5. kepribadian

Pada kenyataannya, apa yang dicari pria dari wanita?

1. kepribadian
2. kecantikan
3. kecerdasan
4. rasa humor
5. bodi indah

Wedew... jadi gimana temen-temen, udah pada ngerti belom nih. Jadi kebanyakan kita salah sangka ya, heu heu.. ya jelas.. lha wong ngeliat kepribadian lain dari sudut pandang sendiri.

Ternyata cewek lebih mengedepankan kepribadian dibanding ketampanan. Wuih.. kalo gitu aku bisa laku dong, kakakakakaka... Heu heu, ya sudah kalo gitu mo belajar lagi. Biar jadi cowok yang baek dan pinter, ;)) buat umat dong.. bukan cuma buat isteri.

Minggu, Mei 17, 2009

Lupa dan Lalai bagi Nabi

artikel ini aku tulis sebagai permohonan maaf karena gak bisa jelasin dengan baik sama temen-temen ketika kita belajar bareng materi ini..

Pertama-tama, aku pengen ngucapin terima kasih buat temen-temen yang udah dan masih bantuin aku ngadepin ujian lewat doa. Ujian tahriri (tertulis) pertama di termin kedua ini, adalah soal materi Tauhid. Pada awalnya gak terlalu yakin bisa ngadepin nih ujian. Gimana enggak, yah walaupun aku udah baca buku diktatnya, tapi tetep aja kan belum diapalin. Jadi masih was-was, apa bisa ntar jawab soal di ujian?

Sampai di malam hari sebelum ujian, aku masih belum selesai ngulangin dan ngapal. Baru sebatas baca dan pahami lagi. Akhirnya aku paksa tidur sebelum jam satu. Karena takut, ntar kalo begadang malah gak bisa jawab ujian gara-gara ngantuk, hehehehe...
Lah kok malah jadi cerita ujian?

Tapi tak papa, sekalian curhat dikit soal ujian hari ini. Yang alhamdulilah.. berkat taufik dan hidayah-Nya, serta doa dari temen-temen ujian hari ini insya Allah bisa saia jalani dengan baik. Dari 3 soal yang ada, yang gak bisa cuma ketika disuruh memperkuat pendapat kita dengan nyebutin dalil hadits, :D. Selebihnya, insya Allah tamam (pas). Tapi soal hasil, masih wallahu a’lam... doanya ya fren, moga hasilnya juga baik. Amin99x.

Lepas dari cerita soal ujian, tulisan ini aku buat atas dorongan tanggung jawab ilmiah, *halah.. bahasa dari mana tuh? Secara kemaren, pas aku lagi ngisi bimbel buat temen-temen sendiri, permasalahan ini gak sempet aku bahas dengan tuntas. Ya.. mm mohon maaf, namanya juga ngejelasin dari sekali baca, ^^v. Jadi pahamnya gak sepaham sekarang ini.

Salah satu bab yang mungkin kemaren aku kurang pas jelasinnya adalah soal “Lupa dan Lalai bagi Nabi”. Mungkinkah seorang Nabi lupa? Selanjutnya, insya Allah akan aku jawab sesuai dengan buku diktat kuliahku.

Perlu diketahui, yang menjadi diktat mata kuliah tauhid ini adalah mazhab Imam As’ari. Dari kitab Arjuzah Jauharu Tauhid karangan Imam Ibrahim bin Ibrahim bin Hasan al-Laqaniy, yang disyarah atau diperjelas oleh Imam Ibrahim bin Muhammad bin Ahmad al-Bajuriy dalam Tuhfatu al-Murid ala Jauharu Tauhid. Yang selanjutnya diberi catatan oleh Team Kurikulum Fakultas Akidah dan Filsafat Kampus Al-Azhar, Kairo.
Permasalahan ini adalah turunan dari masalah sifat wajib bagi Nabi dan Rasul.

Sebagaimana kita tahu, ada empat sifat wajib bagi Nabi, satu diantaranya khusus bagi Rasul yaitu: 1. Shidiq; 2. Amanah; 3. Fathonah; 4. Tabligh (khusus Rasul saja). Dalam diktat tingkat dua ushuluddin ini dapat dilihat pada halaman 58. Terkait sifat-sifat yang mustahil bagi Nabi dan Rasul, adalah lawan dari yang empat tadi.

Salah satu yang menjadi isykal atau permasalahan di sini adalah, bolehkah seorang Nabi itu lupa atau lalai? Apakah itu bertentangan dengan sifat wajib amanah?
Dalam kitab tersebut akan kita dapati bahwa para dosen kita ini langsung membahas bisa tidaknya seroang Nabi lupa atau lalai. Tapi menurut aku sendiri, alangkah lebih baik kalau kita bisa memahami terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan lalai (as-sahwu) dan lupa (an-nisyan). Karena secara sekilas, dalam bahasa Arab kedua kalimat a.ka kosakata ini bisa berarti sama. Tapi ternyata tidak, sebagaimana yang tertulis dalam kitab tersebut.

As-sahwu (lalai) dalam kitab ini secara mudah berarti lalai. Artinya, melaksanakan sesuatu tidak sesuai dengan yang seharusnya. Contoh lalai adalah begini, Nabi diperintah untuk bilang Allah itu Tuhan, tapi kemudian beliau lalai dan akhirnya bilang Allah itu bukan Tuhan. Atau misalkan sholat Subuh seharusnya dua rakaat, tapi ternyata malah empat rakaat.

Bagaimana dengan as-sahwu (lalai) ini? Menurut duktur/ dosen – sebagaimana tertulis dalam kitab – as-sahwu atau lalai tidak boleh bagi Nabi dalam akhbar balaghiyah, yakni berita tentang syariat dan akidah dalam agama, contohnya lalai dalam mengabarkan haramnya khamar, dsb. Sementara terkait dengan af’al balaghiyah, atau perbuatan-perbuatan yang disyariatkan dalam agama, dimungkinkan bagi Nabi untuk bisa lalai, contohnya lalai dalam sholat untuk memberikan hukum syariat (sujud sahwi). Akan tetapi sebagian kelompok bilang bahwa, lalainya Nabi ini bukan karena disibukkan oleh hal lain selain dari Tuhan.

Adapun an-Nisyan (lupa), dalam pengertian di buku ini lebih mudah disebut sebagai tidak ingat, dan tidak disamakan dengan as-sahwu di atas, meski dalam prakteknya kedua kalimat ini bisa saling menggantikan. Lebih gampangnya untuk membedakan antara sahwu dan nisyan, bila sahwu itu adalah ketika proses perbuatan itu kemudian lalai, sedangkan nisyan adalah lupa atau hilang ingatan a.ka hilang hafalan, tidak bisa mengingat.

Nah, sifat lupa ini berbeda dengan lalai (sahwu) bagi Nabi. Bila sahwu boleh terjadi dalam perbuatan syariat, akan tetapi untuk nisyan tidak boleh bagi Nabi baik dalam perbuatan ataupun berita syariat sebelum disampaikan atau dikerjakan. Sementara bila lupa itu terjadi setelah dikerjakan atau disampaikan, maka itu boleh terjadi bagi Nabi.

Jadi, khulasotul qaul.. secara ringkas, bisa disebut begini. Sahwu atau lalai tidak boleh terjadi pada Nabi kecuali dalam hal perbuatan. Sementara untuk berita-berita syariat, maka tidak boleh sama sekali Nabi itu lalai dalam hal tersebut. Artinya, Nabi salah menyebut kalau Allah itu Tuhan, maka ini tidak mungkin terjadi.

Adapun nisyan atau lupa, boleh terjadi pada Nabi apabila berita syariat atau perbuatan syariat telah disampaikan atau dikerjakan. Apabila belum dikerjakan, maka mustahil hukumnya seorang Nabi lupa dengan berita itu atau perbuatan itu.

Wallahu a’lamu bishshowab.