Di bawah selimut pagi yang mendung, aku dan temenku Makmun berangkat ke kawasan pusat kota Jakarta. Melewati jalanan ibukota yang lumayan lengang. Maklum, buat warga kota ini, hari libur adalah ‘mukjizat’ yang tidak setiap hari mereka mendapatkannya. Maka tatkala datang libur panjang, sejak Kamis ini sampai Ahad nanti, banyak diantara warga Jakarta yang bersantai-santai di rumah, atau bertamasya. Mencoba melupakan kepadatan lalu lintas yang biasa mereka makan sehari-hari.
Perjalanan pagi itu kami tempuh dalam waktu satu setengah jam. Dari jam 9, sampai di tujuan sekitar pukul setengah sebelas. Fyiuh.. lumayan capek duduk. Padahal cuma jadi penumpang, gimana kalau jadi pengemudinya. Dan beruntung jalanan kali itu pun agak lengang.. jangan dibayangkan lengangnya seperti kota Pekalongan di malam...