Rabu, Juni 17, 2009

Pin It

Widgets

Detik-Detik Pergantian

Alhamdulillah... tak terasa, waktu berjalan begitu cepatnya. Dan perjuangan sabar dan tawakkal sejak awal Mei kemarin akan segera berakhir. Perjuangan bertempur di arena ujian ini akan segera terganti dengan bejibun aktivitas lainnya. Tumpukan puluhan dan bahkan ratusan buku - kalo ini abu ziyadah - diktat kuliah, berangsur menghilang.

Tak terlihat lagi ceceran kertas dan tumpukan buku gak karuan. Ujian udah hampir selese, jadi buku-buku diktat kuliah pun mulai dianggurkan di lemari. Apa lagi materi terakhir ujian kali ini adalah hafalan Quran. So, aku kembali bisa konsen dengan hafalanku... ^^

Masa-masa setelah ujian kali ini, jadi kembali teringat dengan kenangan-kenangan masa pembentukanku di Gontor. Waktu setelah ujian adalah bayang pintu gerbang kebebasan dari kungkungan disiplin. Setelah ini, saat aku pulang ke rumah, bagiku adalah seperti bebasnya burung dari sangkarnya. Lepaaaaaaaaas...!!

Akan tetapi, selalu dan masih tetap menjadi sunah Pondok - aku yakin sampai sekarang masih ada -, Ustadz Syukri, Ust. Hasan dan Ust. Badri (alm.) kala itu tetep setia mengulang-ulang satu pelajaran yang sama. Bahwasanya "ar-rohatu fi tabadul al-a'mal", istirahat itu adalah dalam pergantian pekerjaan.

Yang lain waktu, terkadang ditambah oleh ust. Ali Syarqowi (alm.) dengan kalimat sederhana akan tetapi sarat makna, "ar-rohah fi al-jannah."

Dua kalimat yang telah mendarah daging, menjadi falsafah Pondok dan tentunya ikut mewarnai filosofi kehidupan kita. Mau tak mau, suka tidak suka, kita akan dihadapkan pada sebuah realita yang benar diungkapkan kedua kalimat di atas. Hidup kita, perjuangan ini, pekerjaan ini, totalitas kita, sabar ini, tawakal, dan semua yang kita perjuangkan ini tak kan pernah berakhir dan belum akan berakhir, hingga nafas terakhir kita.

Allah sendiri sudah mengingatkan pada kita, "faidza faraghta fanshob. wa ila rabbika farghab."

artinya: Maka apabila kamu telah selesai (dari sesuatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain. Dan hanya kepada Tuhanmulah hendaknya kamu berharap. (al-insyirah: 7-8)

Jangan terlena sob.. saat satu pekerjaan dan perjuangan kita telah usai, maka ingatlah.. masih ada seribu satu PR dan perjuangan lain yang menuggu tetes keringat kita dan angkat tangan kita dalam doa. Namun tak perlu takut dan tak perlu khawatir, pabila pada Rabb-mu kau gantungkan harapan, maka tak tersisa pintu untuk menyesal dan merasa takut..

Ingat kawan, perjuangan belum berakhir...

Artikel terkait :



3 comments:

sikiky mengatakan...

hehe.. te ope begete dah..
yuhuu perjuangan belum berakhir.. lanjutkann!! -- SBY mode=on --- :D

DUNIA POLAR mengatakan...

bagusss...
btw hafalin al quran brp lama yah??? kan tebel banget tuh :@

neilhoja mengatakan...

@ qq: heu heu... te ope apanya qq? ;)). kalo aku lebih cepat lebih baik... :D

@ polar: mmm kalo 30 juz ya, sekitar setahun udah bisa kok. :) gak susah kalo mo nyoba.. ^_^

Poskan Komentar

Punya opini lain? Ceritakan di sini kawan.. :)