Senin, Februari 16, 2009

Pin It

Widgets

Mengapa Amerika Tidak Mau Menyerang Indonesia?


PENTAGON membayangkan jika AS terpaksa harus menyerang Indonesia,
berapa kerugian yang harus di pikul pihak AS dan berapa keuntungan pihak
Indonesia dari kehadiran tentara AS di Indonesia.

Begitu memasuki perairan dataran indonesia, mereka akan di hadang
pihak Bea & Cukai karena membawa masuk senjata api dan senjata tajam
serta peralatan perang tanpa surat izin dari pemerintah RI, ini berarti
mereka harus menyediakan "Uang Damai". Hitung berapa besarnya uang damai
jika bawaannya sedemikian banyak ?....


Kemudian apabila mereka mendirikan Base Camp militer, bisa ditebak,
di sekitar Base Camp pasti akan dikelilingi oleh para penjual Bakso, es
kelapa, A-qua, lapak VCD bajakan, sampai obral Cel-Dam (oopps.... J) Rp.
10.000/ 3 Pcs, belum lagi para pengusaha komedi puter yang bakal ikut
mangkal di sekitar Base Camp juga....

Kemudian kendaraan-kendaraan tempur serta tank-tank lapis baja yang
di parkir dekat Base Camp akan dikenakan retribusi parkir oleh petugas
dari dinas perpakiran daerah. Jika dua jam pertama perkendaraan
dikenakan Rp.10.000,- (maklum tarif orang bule... J), berapa yang harus
di bayar AS kalau kendaraan & tank harus parkir selama sebulan...

Sepanjang jalan ke lokasi Base Camp, pasukan AS harus menghadapi
para "Mr.Cepek" yang berlagak memperbaiki jalan sambil memungut biaya
bagi kendaraan yang melewati jalan tersebut. Dan jika kendaran tempur
dan tank harus membelok atau melewati pertigaan mereka harus menyiapkan
Recehan untuk para "Mr. Cepek" tersebut....

Suatu kerepotan besar bagi rombongan pasukan jika harus berkonvoi,
karena konvoi yang berjalan lambat pasti akan dihampiri para pengamen,
pengemis dan anak-anak jalanan. Ini berarti harus mengeluarkan recehan
lagi. Belum lagi jika di jalan bertemu polisi yang sedang bokek, udah
pasti kena semprit karena konvoi tanpa izin. Bayangkan berapa uang damai
yang harus dikeluarkan ?

Di Base Camp militer, tentara AS sudah pasti nggak bisa tidur,
karena nyamuknya "masya Allah", gede-gede kayak Vampire. Malam hari di
hutan yang sepi mereka akan di kunjungi para wanita yang tertawa dan
menangis. Harusnya mereka senang karena bisa berkencan dengan wanita ini
tapi kesenangan tersebut akan sirna begitu melihat para wanita ini punya
bolong besar di punggungnya alias "Sundel Bolong"....

Pagi harinya mereka tidak bisa mandi karena di sungai banyak dilalui
"Rudal Kuning" yang di tembakkan penduduk setempat dari "Flying
Helicopter" alias WC terapung di atas sungai....

Pasukan AS juga tidak bisa jauh jauh dari pelaratan perangnya,
karena di sekitar Base Camp sudah mengintai pedagang besi loakan yang
siap mempereteli peralatan perang canggih yang mereka bawa, lengah
sedikit saja tank canggih mereka bakal siap di-KILO-in.. ...

Belum lagi para curanmor yang siap beraksi dengan kunci T-nya siap
merebut jip-jip perang mereka yang kalau di dempul dan cat ulang bisa
dijual mahal ke anak-anak orang kaya yang pengen gaya-gayaan, yang lebih
menyedihkan lagi badan pasukan AS akan jamuran karena tidak bisa
berganti pakaian. Kalau berani nekat menjemur pakaiannya dan lengah
sedikit saja, pakaian mereka sudah mejeng di pasar Jatinegara di
lapak-lapak pakaian bekas....

Peralatan telekomunikasi mereka juga harus dijaga ketat, karena para
bandit kapak merah sudah mengincar peralatan canggih itu. Dan mereka
juga harus membayar sewa tanah yang digunakan untuk Base Camp kepada
Haji Husin, Bang Ro'ib, dan Engkong Jai' para pemilik tanah. Di samping
itu mereka juga harus minta izin kepada RT/RW dan kelurahan setempat,
artinya berapa meja yang harus dilalui dan berapa banyak dana yang harus
disiapkan untuk meng-amplopi pejabat-pejabat ini.

Para komandan di pasukan AS ini juga akan kena tugas tambahan
mengawasi para prajuritnya yang banyak menyelinap keluar Base Camp buat
nonton dangdut di RW-06, katanya ada "Inul Daratista" di sana.
Maka, setelah menimbang cost and benefit akhinya Pentagon memutuskan
TIDAK AKAN MENYERANG INDONESIA!!! ......

Just for fun .... N just forward....
sumber tidak diketahui asalnya...

Artikel terkait :



3 comments:

taufieq mengatakan...

nel itu si kunyuk ke indo mo perang pa mo liburan????

dasar g jelas kayak orangnya

wkwkwkwkwkwkw

Anonim mengatakan...

lucu n kreatif
berdasarkan realita
terima kasih mas...
rasa cinta anda yang besar pada negara ini sehingga membuat anda tidak ingin melihat negara ini semakin rusak n terpuruk.....

keep creative.....

neilhoja mengatakan...

hu uh.. sama2 mas..

yuk, kita berjuang untuk indonesia

Poskan Komentar

Punya opini lain? Ceritakan di sini kawan.. :)