Selasa, September 16, 2008

Pin It

Widgets

Ramadhan Mengaku

Di penghujung akhir rakaat shalat kami... setelah hati dan diri ini penuh luka karena dunia, mencoba meniti kembali jalan menuju ridha-Nya. Pemberhentian pertama, taubatku;

Aku berdiri di tengah keramaian
Tapi aku mematung dalam kesendirian
Kepalaku tertunduk lesu
Menangisi waktu yang telah lalu

Saat itu, kutemukan satu cawan merah jambu
Hatiku berdesir, terpesona keindahannya
Namun tiba-tiba sebuah suara berbisik
“Jangan, jangan kau isi sekarang cawan itu...”
Aku abai, dan kuisi cawan itu dengan tulus harapanku




Hari itu, aku membusung dada
Berselancar dalam ombak tinggi hirearki kekuasaan
Tapi lalu aku kian kehausan,
saat ku minum dari telaga kebanggaan
Sedang sajadahku, tergolek dalam keterasingan

Kini, air tulus cawan itu keruh dengan debu dan kotoran
Sedang papan seluncurku rapuh, dihantam karang

Di penghujung Syaban, kulihat selarik siluet Ramadhan
Dengan hati yang kering oleh cawan, dan kaki yang tergores karang
Ku tengadahkan tangan,
lalu di balik kelopak mata ku tatap Ramadhan
“Allahuma irham dha’fana,
Allahumma irham dha’fana...”


hoja elfaqir
Terinspirasi dari sebuah doa di masjid “Kedamaian”


Artikel terkait :



3 comments:

faisol mengatakan...

terima kasih sharing info/ilmunya...
selamat Berpuasa... semoga segala ibadah kita diterima oleh Allah SWT, amin...

saya membuat tulisan tentang "Benarkah Kita Hamba Allah?"
silakan berkunjung ke:

http://achmadfaisol.blogspot.com/2008/09/benarkah-kita-hamba-allah-1-of-2.html
(link di atas adalah tulisan ke-1 dr 2 buah link benarkah kita hamba Allah?)

Apakah Allah juga mengakui bahwa kita adalah hamba-Nya?

semoga Allah menyatukan dan melembutkan hati semua umat Islam, amin...

salam,
achmad faisol
http://achmadfaisol.blogspot.com/

faisol mengatakan...

saudaraku Nailunni'am yg baik,

tulisan sampean begitu indah... kiranya tak ada masukan dari saya...

saran saya cuma satu:
memang blog adalah sebuah diary, tp kalau bisa, perbanyaklah isi blog dengan berbagi ilmu...

bersyukurlah sampean bisa kuliah di mesir, bumi kinanah... saya iri sama sampean...

begitu dulu, saudaraku...
semoga Allah menyatukan & melembutkan hati semua umat Islam, amin...

neilhoja mengatakan...

makasih mas faisol atas masukannya..

sebenernya saya juga pengen ngisi dengan berbagai tulisan ilmu, cuman masalahnya blog sendiri belum jadi prioritas kehidupan saya.

tapi insya Allah, dengan berjalannya waktu, akan saya sempet2kan tuk berbagi ilmu di blog ini. mula2 dengan info ringan dulu, ntar kapan2 akan saya masukkan juga berbagai tulisan, insya Allah...

salam ukhuwah... :)

Posting Komentar

Punya opini lain? Ceritakan di sini kawan.. :)